Rabu, 24 Juni 2015
Kamis, 12 Maret 2015
Para Bajak Laut yang Bermain Peran
Di
Sekolah, tempatku mengajar, selalu diadakan satu kegiatan Open House untuk
menarik minat calon peserta didik baru. Nama dari kegiatan ini adalah Festifal Barudak
Insan Unggul (FBI), ini adalah tahun kedua Yayasan mengadakan ini. Kebetulan SD
tidak pernah menampilkan sesuatu.
Tetapitahun
ini (2014) kami menampilkan Drama Musikal yang berjudul Jangan Melupakan
Sejarah (Jas Merah)
Karya:
Dado Tisna,
Sutradara:Ristu
Rustandi,
Musik:
Aming & Dadung,
Pemeran:
Siswa Kelas 2 SD Insan unggul
Para Bajak Laut, Itulah Muridku
Penantian
panjang menunggu, setelah kelulusan masa kuliah itu berasa membosankan dan
tidak ada kegiatan yang biasanya SUPER SIBUK layaknya masa kuliah lalu. Di saat
bersama para Mahasiswa Kura-Kura Puma (Kuliah Rapat Kuliah Rapat Pulang Malam)
hehe
Setiap
detiknya dijalani tetap berdiam diri di rumah, dilanjutkan sesekali melempar
Ijazah hasil Kuliah lalu ke Sekolah Sekolah ternama. Alhasil, sekolah tersebut
tidak menerima calon pendidik dari luar,apalagi yang baru saja lulus. Atasannya
beranggapan, “di sini sudah penuh”, “anak kami saja banyak yang magang”. Aku pikir, sekolah seperti itu hanya
memanfaatkan kelauarganya saja, hanya keluarganya saja yang berhak mengajar di
sana. Hanya keluarganya saja yang berhak mendapatkan kesuksesannya di san,
dengan kata lainini layaknya “Sistem
Kerajaan”. Di mana Posisisnya
hanya diberikan kepada anak-anak dan sodara-sodaranya saja. Sekolah macam apa
itu?
Sabtu, 04 Oktober 2014
Saya dan MALADATE
Aku
hanya anak biasa yang mulai beranjak remaja
Mulai belajar
di sekolah baruku,
sekolah
menengah atas,
aku
tertarik padanya,
aku
ingin bersamanya,
tapi
apakah aku layak?
Apakah
aku layak bersama mereka,
aku
belajar bersama saudara saudara baruku,
semua aku
lakukan mulai dari titik nol , titk nol titik awal ,
titik
yang tak aku mengerti titik yang aku sendiripun bingung harus memulai dari
mana?
dari awal aku tak bisa apa" kini aku bisa,
aku
anak yang tak sempurna untuk bicarapun aku sulit selalu diremehkan,
Minggu, 31 Agustus 2014
Kesuksesan Itu Membuat Aku Iri
Semua sahabatku saat di
kampus dulu, kini semuanya telah sukses
Sukses dengan
pernikahannya
sukses dengan menjadi
wakil kepala sekolah
sukses dengan menjadi
CPNS setelah lulus
sukses dengan SM 3Tnya
sukses dengan pekerjaan
berpendapatan lebih dari cukup
nah, loh..
coba saya sukses dalam
hal apa?
Terima Kasih, Kasih
Wanita tetap wanita
Bila ingin memiliki seseorang, tak perlu
menyakiti orang lain
denganmu atau tanpamu cinta, hidup akan
terus berjalan.
Catatan
yang indah, yang tak sadar telah saya lakukan selama ini semenjak pengukuhan di
tahun 2011 lalu.
Saya
rela menunggu dia putus dengan yang lain. Bahkan 2 kali saya menunggu waktu
yang tepat.
Membuat
nyaman dan membuat koneksi hati itulah yang lama.
Meskipun
perjalannya begitu singkat.
Namun,
kemarin, 30 Agustus 2014, rasa itu hadir kembali.
Rasa
ingin memiliki dia kembali.
Panggilan
sayang terhadap dia yang hampir terungkap saat berbincang dengan banyak orang .
Ingat
dia milik orang lain.
Lama,
lama, lama berbincang ternyata dia tidak bersama “dia” yang lain
Dia
kini sendiri.
Berkembanglah
dan melonggar kembali harapan ini.
Tapi
saya sadar, dia pasti sudah ada yang lain.
“hanya satu kata tertulis yang terkirim untuknya,
nyampe?”
Terima kasih, kasih pertamaku telah
membangun senyumku di hari itu.
Rancaekek, 31 September 2014:22.50
Rabu, 20 Agustus 2014
Angka 23 Saya dan Mba Jawa
Di malam suntuk
ditemani gema takbir yang mengudara di pelosok negeri, berderinglah denting
dari benda kotak berkaca terang. (trrttttttt)
Mba Jawa: Taqobbalallahu minna wa
minkum, mohon maaf lahir dan batin :)
Saya: Minal aidzin juga mba :) Aku lagi blogging loh!
Mba Jawa: aku baru saja offline. Boleh
minta bantuan?
Saya: boleh, apa apa apa?
Mba Jawa: kalau kamu bersedia,
tolong kamu tulis sedikit tentang aku di blog kamu, Special for my Birthday
#Happy23 :). Itu juga kalau kamu bersedia :) Nanti tulisan itu kamu kirim ke
kronologi dan mention juga ke aku :)
Langganan:
Postingan (Atom)

